Founderplus
Tentang Kami

Cara Intel & LinkedIn Jalankan Sistem OKR untuk Tingkatkan Performa Tim Secara Signifikan

Published on: Wednesday, Feb 18, 2026 • Updated: Wednesday, Feb 18, 2026

Cara Intel & LinkedIn Jalankan Sistem OKR untuk Tingkatkan Performa Tim Secara Signifikan

Banyak founder merasa sangat bersemangat, pada saat pertama kali menyusun OKR atau Objectives and Key Results di awal kuartal. Dokumen dibuat dengan rapi, target ditetapkan dengan ambisius, dan semua tim terlihat sepakat. Namun, masalah klasik muncul sebulan kemudian. Dokumen tersebut tertumpuk oleh tumpukan berkas lain, atau terkubur di dalam folder digital yang jarang dibuka. Tim kembali ke rutinitas harian yang sibuk, dan OKR baru diingat kembali saat masa evaluasi tiba.

 

Kondisi ini sering disebut sebagai "Set and Forget" atau pasang lalu dilupakan. Hasilnya mudah ditebak, target meleset, dan OKR hanya dianggap sebagai beban administratif yang tidak berguna bagi pertumbuhan bisnis. Untuk mengatasi inefisiensi ini, perusahaan teknologi kelas dunia membuktikan bahwa rahasia performa tinggi bukan terletak pada seberapa hebat targetnya, melainkan pada disiplin ritual yang menjaganya tetap hidup.


Belajar dari Cara Intel Untuk Menjaga Fokus

Sumber: mobitekno.com (2024)

 

Pentingnya menjaga ritme kerja dapat dilihat dari sejarah Intel pada akhir tahun 70-an. Saat menghadapi persaingan pasar yang sangat ketat, pimpinan Intel saat itu, Andrew Grove, tidak hanya menetapkan target besar untuk menguasai pasar mikro prosesor, tetapi juga memastikan target tersebut masuk ke dalam pengawasan harian.

 

Intel tidak menunggu hingga akhir kuartal untuk mengetahui apakah strategi mereka berhasil atau gagal. Setiap bagian tim memiliki kejelasan mengenai apa yang harus dicapai setiap minggu untuk mendukung target besar perusahaan. Jika terjadi keterlambatan, masalah tersebut terdeteksi dalam hitungan hari. 

 

Disiplin dalam melakukan pengecekan rutin ini memungkinkan Intel bergerak lebih cepat karena target tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi menjadi panduan kerja nyata setiap harinya. Metode pengawasan harian yang dipelopori Intel ini kemudian diadaptasi dan dikembangkan oleh perusahaan modern lainnya untuk menjaga keselarasan tim yang lebih besar.


Sinkronisasi LinkedIn Melalui Meeting Mingguan

Sumber: Freepick/DC Studio

 

Kasus serupa terjadi di LinkedIn melalui pola kepemimpinan Jeff Weiner. Perusahaan ini tetap bisa bergerak lincah meski organisasinya terus membesar karena adanya pertemuan mingguan yang konsisten. Setiap hari Jumat, tim kepemimpinan melakukan pertemuan yang bertujuan untuk menyelaraskan kembali fokus organisasi.

 

Pertemuan tersebut berfokus pada dua hal utama: pencapaian yang sudah diraih minggu ini dan prioritas untuk minggu depan. Dengan cara ini, setiap kemajuan kecil yang relevan dengan OKR selalu dirayakan dan setiap hambatan segera dicari solusinya. Cara ini memastikan bahwa OKR tetap menjadi topik pembicaraan utama di kantor. Energi perusahaan tidak terbuang untuk urusan yang tidak mendesak karena setiap orang diingatkan kembali mengenai angka target yang sedang diperjuangkan bersama. 

 

Keberhasilan LinkedIn dalam menyatukan ribuan kepala melalui pertemuan singkat tersebut membuktikan bahwa strategi OKR yang efektif sangat bergantung pada bagaimana ia dijalankan dalam operasional harian.


Menjalankan OKR Sebagai Bagian dari Operasional

Sumber: Freepick/VectorFusionArt

 

Mengatasi masalah "Set and Forget" memerlukan perubahan pola kerja, dari sekadar membuat dokumen strategis menjadi cara mingguan yang nyata. Cara ini tidak perlu memakan waktu lama, pertemuan singkat selama 15 hingga 30 menit sudah cukup jika dilakukan secara disiplin untuk meninjau 3 poin utama.

 

3 point utama ini ialah:

 

- Progres: Apakah angka target bergerak maju dibandingkan minggu lalu?

- Keyakinan: Berdasarkan situasi saat ini, seberapa optimis target yang ingin dicapai tepat waktu?

- Hambatan: Apa kendala teknis yang dihadapi minggu ini dan bantuan apa yang diperlukan agar pekerjaan tetap lancar?

 

Pengecekan rutin memungkinkan tim untuk memperbaiki arah lebih cepat. Jika sebuah taktik terbukti tidak efektif, perubahan bisa segera dilakukan tanpa harus menunggu waktu tiga bulan. Kedisiplinan inilah yang menjaga agar tim tidak terdistraksi oleh urusan teknis yang tidak memberikan dampak besar bagi tujuan perusahaan. 

 

Transisi dari kerja serabutan menuju kerja yang terencana ini pada akhirnya akan menciptakan sebuah sistem organisasi yang lebih mandiri dan kuat.


Membangun Sistem Kerja yang Terukur

Sumber: Freepick/Frolopiaton Palm

 

Menghidupkan OKR menuntut perubahan kebiasaan dalam memimpin tim. Langkah awal yang paling penting adalah menyediakan waktu secara konsisten untuk menyimak perkembangan hasil kerja tim secara langsung. Perubahan dari pola kerja yang serabutan menjadi kerja yang terukur memerlukan dasar yang kuat agar operasional perusahaan tetap berjalan stabil tanpa harus selalu bergantung pada instruksi manual.

 

Merapikan ritme kerja agar bisnis tetap berada pada jalurnya merupakan proses yang harus terus diperbaiki. Memahami cara menyusun cara kerja yang efektif dan menjaga agar tim tetap selaras dengan target utama adalah keahlian yang krusial bagi keberlanjutan bisnis. Berbagai sudut pandang mengenai strategi manajemen dan pengelolaan operasional dapat dipelajari lebih dalam melalui Founderplus Academy untuk membantu membangun sistem bisnis yang lebih teratur dan mampu berkembang secara berkelanjutan.

Bangun bisnis yang jalan, bukan cuma ide di kepala

Program intensif 3 bulan untuk membangun bisnis dari nol. Validasi ide, bangun MVP dengan bimbingan praktisi. Enable other businesses to grow. Batch 2026 sekarang dibuka.

Daftar Launchpad Sekarang