Founderplus
Tentang Kami

Kalkulator Valuasi Bisnis

Geser angka revenue dan growth bisnis Anda, langsung lihat estimasi valuasi konservatif, base, dan optimis. Gratis, tanpa install.

Memuat kalkulator...

Angka cuma gejala. Cek akar masalahnya dengan Tes Kesehatan Bisnis, gratis 5 menit.

Mulai

Cara pakai kalkulator ini

  1. Isi annual revenue (ARR), yaitu total pendapatan bisnis Anda selama 12 bulan terakhir.
  2. Isi growth rate per tahun, yaitu persentase pertumbuhan revenue dibanding tahun sebelumnya.
  3. Pilih industri yang paling mendekati bisnis Anda. Tiap industri punya revenue multiple berbeda, dari 1,5x untuk retail sampai 8x untuk SaaS.
  4. Hasilnya langsung terhitung: valuasi konservatif, base, dan optimis, plus status kesehatan pertumbuhan bisnis Anda.

Rumus yang dipakai

Growth bonus = 1 + (growth rate - 20) / 100. Growth 20% dianggap netral; di atas itu menambah multiple, di bawah itu mengurangi.

Multiple disesuaikan = multiple industri x growth bonus, dengan batas bawah 1x.

Valuasi base = revenue tahunan x multiple disesuaikan. Rentangnya: konservatif = base x 0,7 dan optimis = base x 1,4.

Status pertumbuhan mengikuti growth rate Anda: sehat jika 100% ke atas per tahun, perlu perhatian di 30-100%, dan bahaya di bawah 30%.

Cara membaca hasilnya

Anggap angka base sebagai titik awal negosiasi, bukan harga pasti. Investor atau pembeli serius akan memeriksa banyak hal di luar revenue: margin, retensi pelanggan, ketergantungan pada owner, dan kualitas pembukuan. Kalau growth Anda di bawah 30%, fokus dulu memperbaiki mesin pertumbuhan sebelum bicara valuasi, karena di rumus mana pun pertumbuhan rendah menekan nilai bisnis Anda. Gunakan rentang konservatif sampai optimis untuk menguji seberapa realistis tawaran yang masuk.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu valuasi bisnis dan metode revenue multiple?

Valuasi bisnis adalah estimasi nilai total perusahaan Anda jika dijual atau menerima investor. Metode revenue multiple menghitungnya dengan mengalikan pendapatan tahunan (ARR) dengan angka pengali yang lazim di industri Anda. Metode ini paling sering dipakai sebagai patokan awal negosiasi karena cepat dan datanya mudah diverifikasi, meski bukan satu-satunya metode.

Bagaimana cara menghitung valuasi bisnis dengan kalkulator ini?

Rumus dasarnya: Valuasi = Revenue Tahunan x Multiple Industri yang sudah disesuaikan growth. Penyesuaiannya: multiple industri dikalikan (1 + (growth rate - 20%) / 100), minimum 1x. Contoh: bisnis jasa dengan revenue Rp1 miliar per tahun dan growth 50% memakai multiple 3 x 1,3 = 3,9x, jadi valuasi base sekitar Rp3,9 miliar.

Berapa revenue multiple yang wajar untuk tiap industri?

Patokan yang dipakai kalkulator ini: SaaS/software 8x, FinTech 6x, marketplace dan EdTech 5x, jasa/konsultan 3x, e-commerce dan F&B 2x, retail 1,5x. Perbedaannya mencerminkan margin dan skalabilitas: bisnis software bisa tumbuh tanpa biaya produksi yang ikut naik, sedangkan retail marginnya tipis dan pertumbuhannya butuh modal besar.

Kenapa hasilnya berupa rentang, bukan satu angka?

Karena valuasi aktual selalu hasil negosiasi. Kalkulator ini memberi tiga titik: konservatif (0,7x dari base), base, dan optimis (1,4x dari base). Pembeli atau investor akan menarik ke bawah kalau pembukuan berantakan, pendapatan bergantung pada owner, atau pelanggan terkonsentrasi di segelintir nama. Sebaliknya, profit sehat dan pertumbuhan konsisten menarik angka ke atas.

Valuasi bisnis saya kecil. Apa yang bisa dinaikkan lebih dulu?

Dua tuas terbesar di rumus ini adalah revenue dan growth rate. Growth di bawah 30% per tahun menekan multiple Anda, sedangkan di atas 100% menaikkannya signifikan. Selain itu, rapikan laporan keuangan, kurangi ketergantungan operasional pada Anda sebagai owner, dan bangun pendapatan berulang. Untuk UKM dengan profit stabil, siapkan juga angka net profit karena banyak pembeli lokal menilai dari kelipatan laba, bukan revenue.

Angka sudah di tangan. Sekarang apa?

Ceritakan tantangan bisnis Anda lewat sesi konsultasi gratis, kami bantu petakan prioritas dan rekomendasi programnya.