Cara pakai kalkulator ini
- Isi harga produk dan biaya produksi (COGS) per unit. Selisihnya jadi margin per unit Anda.
- Isi total biaya marketing per bulan dan jumlah customer baru yang dihasilkan per bulan.
- Isi churn rate, yaitu persentase customer yang berhenti membeli tiap bulan. Kalau belum pernah menghitung, mulai dari perkiraan 5% lalu perbaiki setelah punya data.
- Hasilnya langsung terhitung: CAC, LTV, rasio LTV:CAC, dan berapa bulan biaya akuisisi balik modal, lengkap dengan status kesehatan bisnis Anda.
Rumus yang dipakai
Margin per Unit = Harga Produk - Biaya Produksi (COGS)
CAC = Biaya Marketing per Bulan / Customer Baru per Bulan
LTV = Margin per Unit / (Churn Rate / 100). Asumsinya customer belanja sekali per bulan, jadi churn 5% per bulan berarti rata-rata customer bertahan 20 bulan.
LTV:CAC Ratio = LTV / CAC
Break-even (bulan) = CAC / Margin per Unit, yaitu berapa bulan sampai biaya mendapatkan customer tertutup oleh marginnya.
Cara membaca hasilnya
Rasio LTV:CAC 3x ke atas berarti sehat: tiap rupiah biaya akuisisi kembali tiga kali lipat, bisnis aman untuk digedekan. Rasio 1-3x berarti waspada, untungnya tipis dan gampang tergerus kalau biaya iklan naik. Di bawah 1x berarti tiap customer baru bikin rugi, jangan tambah budget marketing sebelum margin atau retensi dibereskan. Lihat juga angka break-even: kalau butuh lebih dari 12 bulan untuk balik modal per customer, arus kas Anda akan berat menanggung biaya akuisisi di depan.
