Founderplus
Tentang Kami

Kalkulator Unit Economics (LTV/CAC)

Geser angkanya, lihat LTV, CAC, dan rasio LTV:CAC bisnis Anda secara real-time. Gratis, tanpa install.

Memuat kalkulator...

Angka cuma gejala. Cek akar masalahnya dengan Tes Kesehatan Bisnis, gratis 5 menit.

Mulai

Cara pakai kalkulator ini

  1. Isi harga produk dan biaya produksi (COGS) per unit. Selisihnya jadi margin per unit Anda.
  2. Isi total biaya marketing per bulan dan jumlah customer baru yang dihasilkan per bulan.
  3. Isi churn rate, yaitu persentase customer yang berhenti membeli tiap bulan. Kalau belum pernah menghitung, mulai dari perkiraan 5% lalu perbaiki setelah punya data.
  4. Hasilnya langsung terhitung: CAC, LTV, rasio LTV:CAC, dan berapa bulan biaya akuisisi balik modal, lengkap dengan status kesehatan bisnis Anda.

Rumus yang dipakai

Margin per Unit = Harga Produk - Biaya Produksi (COGS)

CAC = Biaya Marketing per Bulan / Customer Baru per Bulan

LTV = Margin per Unit / (Churn Rate / 100). Asumsinya customer belanja sekali per bulan, jadi churn 5% per bulan berarti rata-rata customer bertahan 20 bulan.

LTV:CAC Ratio = LTV / CAC

Break-even (bulan) = CAC / Margin per Unit, yaitu berapa bulan sampai biaya mendapatkan customer tertutup oleh marginnya.

Cara membaca hasilnya

Rasio LTV:CAC 3x ke atas berarti sehat: tiap rupiah biaya akuisisi kembali tiga kali lipat, bisnis aman untuk digedekan. Rasio 1-3x berarti waspada, untungnya tipis dan gampang tergerus kalau biaya iklan naik. Di bawah 1x berarti tiap customer baru bikin rugi, jangan tambah budget marketing sebelum margin atau retensi dibereskan. Lihat juga angka break-even: kalau butuh lebih dari 12 bulan untuk balik modal per customer, arus kas Anda akan berat menanggung biaya akuisisi di depan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu unit economics dan kenapa penting untuk bisnis saya?

Unit economics adalah hitungan untung rugi bisnis Anda di level satu customer: berapa biaya mendapatkan satu customer (CAC), berapa nilai yang customer itu hasilkan selama jadi pelanggan (LTV), dan berapa lama biaya akuisisinya balik modal. Omzet besar tidak ada artinya kalau tiap customer baru justru bikin rugi. Unit economics yang sehat berarti bisnis Anda aman untuk digedekan, tinggal tambah customer.

Bagaimana rumus menghitung CAC?

CAC (Customer Acquisition Cost) = total biaya marketing per bulan dibagi jumlah customer baru per bulan. Contoh: budget marketing Rp5.000.000 per bulan menghasilkan 50 customer baru, berarti CAC Anda Rp100.000 per customer. Idealnya semua biaya untuk mendapatkan customer ikut dihitung: iklan, komisi sales, sampai biaya konten.

Bagaimana rumus menghitung LTV di kalkulator ini?

LTV (Lifetime Value) = margin per unit dibagi churn rate dalam desimal. Margin per unit adalah harga produk dikurangi biaya produksi. Contoh: margin Rp350.000 dengan churn 5% per bulan berarti customer rata-rata bertahan 20 bulan, jadi LTV = Rp350.000 / 0,05 = Rp7.000.000. Asumsinya customer belanja sekali per bulan selama masih jadi pelanggan.

Berapa rasio LTV:CAC yang sehat?

Patokan umum: LTV:CAC minimal 3x baru dianggap sehat, artinya tiap Rp1 yang Anda keluarkan untuk akuisisi menghasilkan Rp3 nilai customer. Rasio 1-3x berarti bisnis jalan tapi tipis, perlu perhatian. Di bawah 1x berarti Anda rugi setiap kali menambah customer baru. Untuk break-even, targetkan biaya akuisisi tertutup dalam 12 bulan pertama, makin cepat makin baik.

LTV:CAC saya di bawah 3x. Apa yang harus dilakukan?

Ada tiga tuas yang bisa Anda tarik. Pertama, naikkan margin per unit: naikkan harga atau tekan biaya produksi. Kedua, turunkan CAC: perbaiki targeting iklan, dorong referral, atau garap channel organik. Ketiga, turunkan churn: perbaiki kualitas produk dan layanan supaya customer bertahan lebih lama. Uji satu per satu di kalkulator ini, geser angkanya dan lihat mana yang paling besar dampaknya ke rasio Anda.

Angka sudah di tangan. Sekarang apa?

Ceritakan tantangan bisnis Anda lewat sesi konsultasi gratis, kami bantu petakan prioritas dan rekomendasi programnya.