Cara pakai kalkulator ini
- Isi jumlah pelanggan di awal periode, jumlah pelanggan di akhir periode, dan berapa pelanggan baru yang masuk di periode itu. Periodenya bebas: bulanan atau kuartalan, yang penting konsisten.
- Isi MRR atau revenue rata-rata per pelanggan per bulan.
- Isi rata-rata masa bertahan pelanggan (dalam bulan) dan gross margin bisnis Anda.
- Hasilnya langsung terhitung: retention rate, churn rate, jumlah pelanggan hilang, estimasi revenue yang hilang, LTV, dan batas CAC maksimal, lengkap dengan status kesehatan retensi.
Rumus yang dipakai
Pelanggan bertahan = Pelanggan Akhir Periode - Pelanggan Baru
Retention rate (CRR) = Pelanggan Bertahan / Pelanggan Awal x 100% (maksimal 100%)
Churn rate = 100% - CRR
Revenue hilang = jumlah pelanggan hilang x MRR per pelanggan
LTV = MRR per pelanggan x rata-rata masa bertahan (bulan) x gross margin
CAC maksimal = LTV / 3, supaya rasio LTV:CAC tetap minimal 3:1.
Cara membaca hasilnya
CRR 85% ke atas artinya retensi Anda sehat, fokus bisa digeser ke akuisisi. CRR 60-84.9% masuk zona waspada: cek pengalaman pelanggan di bulan-bulan pertama, biasanya di situ bocornya. CRR di bawah 60% berarti prioritas utama Anda bukan cari pelanggan baru, tapi menambal kebocoran dulu. Angka revenue hilang menunjukkan berapa rupiah yang menguap tiap periode karena churn, dan batas CAC maksimal menjaga Anda tidak membayar lebih mahal untuk akuisisi daripada nilai pelanggan itu sendiri.
