Founderplus
Tentang Kami

Kalkulator Modal Usaha

Geser angkanya, lihat total biaya operasional per bulan, revenue break-even, dan berapa lama modal Anda bertahan. Gratis, tanpa install.

Memuat kalkulator...

Angka cuma gejala. Cek akar masalahnya dengan Tes Kesehatan Bisnis, gratis 5 menit.

Mulai

Cara pakai kalkulator ini

  1. Isi ukuran tim dan rata-rata gaji per orang, termasuk gaji Anda sendiri sebagai owner.
  2. Isi biaya kantor atau tempat usaha, biaya tools dan software, serta biaya marketing per bulan.
  3. Isi revenue per bulan. Kalau usaha belum jalan, isi 0 atau angka proyeksi yang realistis.
  4. Hasilnya langsung terhitung: total gaji tim, burn rate per bulan, net burn, revenue break-even, dan estimasi runway, lengkap dengan status kesehatan biaya Anda.

Rumus yang dipakai

Total gaji tim = ukuran tim x rata-rata gaji per orang

Burn rate = total gaji + biaya kantor + biaya tools + biaya marketing

Net burn = burn rate - revenue per bulan

Revenue break-even = burn rate (omzet minimum agar semua biaya operasional tertutup)

Estimasi runway = Rp100 juta / net burn, dengan asumsi kas tersedia Rp100 juta. Kalau revenue sudah menutup burn rate, runway tidak ditampilkan karena modal Anda tidak terkuras.

Status: sehat kalau revenue lebih besar dari burn rate, perlu perhatian kalau revenue menutup 50 sampai 100 persen burn rate, bahaya kalau revenue di bawah 50 persen burn rate.

Cara membaca hasilnya

Burn rate adalah biaya hidup usaha Anda per bulan, dan itu angka paling penting saat menghitung modal awal: modal kerja yang aman umumnya 6 sampai 12 kali net burn. Revenue break-even adalah target omzet pertama yang harus dikejar, karena di titik itu usaha berhenti memakan modal. Kalau status Anda bahaya, artinya lebih dari separuh biaya bulanan masih dibiayai modal, bukan penjualan. Pangkas komponen biaya terbesar atau turunkan skala di awal, lalu geser slidernya sampai runway Anda masuk akal.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa saja komponen modal awal usaha yang harus dihitung?

Ada dua kelompok besar: biaya sekali bayar (renovasi, peralatan, perizinan, deposit sewa) dan biaya operasional bulanan yang berulang. Kalkulator ini fokus ke kelompok kedua karena di situ kebanyakan usaha kehabisan uang: gaji tim, sewa kantor atau tempat usaha, langganan tools dan software, serta biaya marketing. Total biaya bulanan ini disebut burn rate, dan burn rate adalah dasar menghitung berapa modal yang harus Anda siapkan.

Bagaimana cara menghitung modal awal usaha dengan kalkulator ini?

Isi enam angka: jumlah tim, rata-rata gaji per orang, biaya kantor, biaya tools, biaya marketing, dan revenue per bulan. Kalkulator menjumlahkan semua biaya menjadi burn rate, lalu mengurangi revenue untuk mendapat net burn, yaitu uang yang benar-benar terkuras tiap bulan. Contoh: tim 3 orang gaji rata-rata Rp8 juta, kantor Rp5 juta, tools Rp2 juta, marketing Rp10 juta, berarti burn rate Rp41 juta per bulan. Dengan revenue Rp20 juta, net burn Anda Rp21 juta per bulan.

Berapa modal awal yang ideal untuk memulai usaha?

Patokan yang aman: siapkan modal minimal 6 sampai 12 kali net burn bulanan, di luar biaya sekali bayar. Kalau net burn Anda Rp21 juta per bulan, artinya modal kerja yang disiapkan sekitar Rp126 juta sampai Rp252 juta. Angka ini memberi waktu 6 sampai 12 bulan untuk membawa revenue melewati break-even sebelum kas habis. Modal yang hanya cukup 2 sampai 3 bulan memaksa Anda mengambil keputusan panik, bukan keputusan bisnis.

Apa arti burn rate, net burn, dan revenue break-even di hasil kalkulator?

Burn rate adalah total biaya operasional per bulan, anggap saja biaya hidup usaha Anda. Net burn adalah burn rate dikurangi revenue, yaitu kecepatan modal terkuras. Revenue break-even adalah omzet minimum agar semua biaya tertutup, angkanya sama dengan burn rate. Estimasi runway menunjukkan berapa bulan usaha bertahan dengan asumsi kas Rp100 juta. Status sehat berarti revenue sudah menutup burn rate, waspada berarti revenue menutup 50 sampai 100 persen burn rate, bahaya berarti di bawah 50 persen.

Modal saya terbatas. Apa yang harus dilakukan supaya cukup?

Serang komponen terbesar dulu, biasanya gaji tim. Coba geser slider ukuran tim atau gaji di kalkulator ini dan lihat efeknya ke net burn. Langkah praktis lain: mulai tanpa kantor tetap, pakai tools gratis atau paket termurah dulu, dan batasi marketing pada satu kanal yang terukur. Pada net burn sekitar Rp20 juta per bulan, memangkas Rp5 juta saja menambah runway lebih dari satu bulan pada modal Rp100 juta. Setelah itu, kejar revenue break-even sebagai target omzet pertama.

Angka sudah di tangan. Sekarang apa?

Ceritakan tantangan bisnis Anda lewat sesi konsultasi gratis, kami bantu petakan prioritas dan rekomendasi programnya.