Cara pakai kalkulator ini
- Isi ukuran tim dan rata-rata gaji per orang, termasuk gaji Anda sendiri sebagai owner.
- Isi biaya kantor atau tempat usaha, biaya tools dan software, serta biaya marketing per bulan.
- Isi revenue per bulan. Kalau usaha belum jalan, isi 0 atau angka proyeksi yang realistis.
- Hasilnya langsung terhitung: total gaji tim, burn rate per bulan, net burn, revenue break-even, dan estimasi runway, lengkap dengan status kesehatan biaya Anda.
Rumus yang dipakai
Total gaji tim = ukuran tim x rata-rata gaji per orang
Burn rate = total gaji + biaya kantor + biaya tools + biaya marketing
Net burn = burn rate - revenue per bulan
Revenue break-even = burn rate (omzet minimum agar semua biaya operasional tertutup)
Estimasi runway = Rp100 juta / net burn, dengan asumsi kas tersedia Rp100 juta. Kalau revenue sudah menutup burn rate, runway tidak ditampilkan karena modal Anda tidak terkuras.
Status: sehat kalau revenue lebih besar dari burn rate, perlu perhatian kalau revenue menutup 50 sampai 100 persen burn rate, bahaya kalau revenue di bawah 50 persen burn rate.
Cara membaca hasilnya
Burn rate adalah biaya hidup usaha Anda per bulan, dan itu angka paling penting saat menghitung modal awal: modal kerja yang aman umumnya 6 sampai 12 kali net burn. Revenue break-even adalah target omzet pertama yang harus dikejar, karena di titik itu usaha berhenti memakan modal. Kalau status Anda bahaya, artinya lebih dari separuh biaya bulanan masih dibiayai modal, bukan penjualan. Pangkas komponen biaya terbesar atau turunkan skala di awal, lalu geser slidernya sampai runway Anda masuk akal.
