Founderplus
Tentang Kami

Kalkulator Default Alive / Default Dead

Masukkan saldo kas, pengeluaran, pendapatan, dan growth rate. Langsung terlihat apakah revenue Anda sempat melampaui expenses sebelum kas habis.

Memuat kalkulator...

Angka cuma gejala. Cek akar masalahnya dengan Tes Kesehatan Bisnis, gratis 5 menit.

Mulai

Cara pakai kalkulator ini

  1. Isi saldo kas bisnis Anda saat ini, yaitu uang yang benar-benar tersedia di rekening.
  2. Isi pengeluaran bulanan total dan pendapatan bulanan saat ini.
  3. Atur growth rate revenue per bulan sesuai pertumbuhan rata-rata beberapa bulan terakhir, bukan angka harapan.
  4. Baca verdict-nya: DEFAULT ALIVE atau DEFAULT DEAD, lengkap dengan runway, net burn, perkiraan bulan breakeven, dan tabel proyeksi 12 bulan.

Rumus yang dipakai

Net Burn = Pengeluaran Bulanan - Pendapatan Bulanan. Kalau hasilnya nol atau negatif, Anda sudah profit dan otomatis default alive.

Runway = Saldo Kas / Net Burn, dalam bulan.

Simulasi bulan per bulan: revenue diproyeksikan tumbuh sebesar growth rate setiap bulan (revenue x (1 + growth% / 100)), lalu kas dikurangi selisih pengeluaran dan revenue bulan itu. Simulasi berjalan sepanjang runway, maksimal 60 bulan. Kalau revenue proyeksi menyamai atau melampaui pengeluaran sebelum kas habis, verdict-nya DEFAULT ALIVE dan bulan tersebut jadi titik breakeven. Kalau tidak, DEFAULT DEAD.

Cara membaca hasilnya

Verdict DEFAULT ALIVE artinya bisnis Anda bisa mencapai profit dengan kas yang ada sekarang, tanpa dana tambahan. DEFAULT DEAD artinya kas akan habis sebelum breakeven, jadi Anda punya tenggat nyata sepanjang angka runway untuk mengubah sesuatu: menaikkan growth, memangkas biaya, atau menambah kas. Perhatikan juga tabel proyeksi 12 bulan, di situ terlihat bulan ke berapa kas mulai menipis dan seberapa besar jarak revenue ke expenses. Angka growth rate adalah asumsi paling sensitif di kalkulator ini, selisih beberapa persen saja bisa membalik verdict, jadi pakai angka historis yang jujur.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu default alive dan default dead?

Konsep dari Paul Graham (Y Combinator) untuk menjawab satu pertanyaan: kalau bisnis jalan terus seperti sekarang, tanpa suntikan dana baru, apakah revenue akan melampaui pengeluaran sebelum kas habis? Kalau ya, bisnis Anda default alive. Kalau kas habis lebih dulu, default dead. Konsep ini bukan cuma untuk startup, setiap UKM yang beroperasi dengan kas terbatas perlu tahu posisinya.

Bagaimana cara menghitung default alive atau default dead?

Pertama hitung net burn: pengeluaran bulanan dikurangi pendapatan bulanan. Lalu runway: saldo kas dibagi net burn. Terakhir, proyeksikan revenue tumbuh sesuai growth rate bulanan Anda. Kalau revenue proyeksi menyamai pengeluaran sebelum runway habis, Anda default alive. Kalkulator ini mensimulasikan bulan per bulan sampai maksimal 60 bulan, jadi Anda tinggal geser slider.

Berapa runway yang aman untuk bisnis?

Patokan umum: di bawah 6 bulan tergolong rawan, 12 bulan cukup sehat, 18 bulan atau lebih ideal untuk bereksperimen dengan tenang. Contoh angka: kas Rp300 juta, pengeluaran Rp50 juta per bulan, pendapatan Rp15 juta per bulan berarti net burn Rp35 juta dan runway sekitar 8,6 bulan. Masih di zona kuning, belum aman.

Hasil saya default dead. Apa yang harus dilakukan?

Ada tiga tuas yang bisa ditarik: percepat pertumbuhan revenue, pangkas biaya, atau tambah kas lewat pinjaman atau investor. Yang paling cepat efeknya biasanya memangkas biaya, karena setiap rupiah yang dihemat langsung memperpanjang runway. Coba geser slider pengeluaran atau growth rate di kalkulator ini untuk melihat kombinasi mana yang mengubah verdict Anda jadi default alive.

Bisnis saya sudah profit. Masih perlu cek default alive?

Kalau pendapatan sudah sama atau lebih besar dari pengeluaran, net burn Anda nol atau negatif dan Anda otomatis default alive. Tapi kondisi ini bisa berubah cepat: tambahan biaya tetap seperti sewa tempat baru atau rekrutmen, atau revenue musiman yang turun, bisa membalik posisi Anda. Cek ulang setiap kali ada keputusan biaya besar atau minimal tiap kuartal.

Angka sudah di tangan. Sekarang apa?

Ceritakan tantangan bisnis Anda lewat sesi konsultasi gratis, kami bantu petakan prioritas dan rekomendasi programnya.