Founderplus
Tentang Kami

Kalkulator Burn Rate & Runway

Geser angkanya, lihat berapa lama kas bisnis Anda bertahan. Lengkap dengan net burn, tanggal perkiraan kas habis, dan cek default alive. Gratis, tanpa install.

Memuat kalkulator...

Angka cuma gejala. Cek akar masalahnya dengan Tes Kesehatan Bisnis, gratis 5 menit.

Mulai

Cara pakai kalkulator ini

  1. Isi saldo kas saat ini, yaitu total uang tunai dan saldo rekening yang bisa dipakai operasional.
  2. Isi pengeluaran bulanan (semua biaya: gaji, sewa, bahan, marketing) dan pendapatan bulanan.
  3. Isi jumlah tim untuk melihat burn per orang, lalu isi growth rate pendapatan per bulan kalau pendapatan Anda sedang tumbuh.
  4. Hasilnya langsung terhitung: gross burn, net burn, runway dalam bulan, perkiraan tanggal kas habis, dan status default alive atau default dead.

Rumus yang dipakai

Gross burn = total pengeluaran bulanan

Net burn = pengeluaran bulanan - pendapatan bulanan

Runway = saldo kas / net burn (kalau net burn nol atau negatif, runway tidak terbatas)

Burn per orang = pengeluaran bulanan / jumlah tim

Default alive: pendapatan diproyeksikan tumbuh sebesar growth rate per bulan, maksimal 36 bulan ke depan. Kalau proyeksi pendapatan menyalip pengeluaran sebelum kas habis, statusnya default alive. Kalau tidak, default dead.

Cara membaca hasilnya

Runway adalah jam pasir bisnis Anda. Di atas 18 bulan berarti sehat, Anda punya ruang untuk eksperimen dan investasi. Antara 6 sampai 18 bulan berarti perlu perhatian: mulai perketat pengeluaran dan percepat pendapatan. Di bawah 6 bulan berarti bahaya, keputusan pangkas biaya atau tambah modal tidak bisa ditunda. Perhatikan juga status default alive atau dead: runway 10 bulan dengan status default alive jauh lebih aman daripada runway 12 bulan dengan status default dead, karena yang pertama akan selamat tanpa suntikan modal.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu burn rate dan runway?

Burn rate adalah kecepatan bisnis Anda menghabiskan kas setiap bulan. Ada dua versi: gross burn (total pengeluaran bulanan) dan net burn (pengeluaran dikurangi pendapatan). Runway adalah berapa bulan kas Anda masih cukup untuk menutup net burn tersebut. Dua angka ini menentukan seberapa cepat Anda harus mengambil keputusan soal biaya, harga, atau tambahan modal.

Bagaimana cara menghitung burn rate dan runway?

Net burn = pengeluaran bulanan - pendapatan bulanan. Runway = saldo kas / net burn. Contoh: kas Rp500 juta, pengeluaran Rp80 juta per bulan, pendapatan Rp30 juta per bulan. Net burn Anda Rp50 juta, jadi runway 500 / 50 = 10 bulan. Kalau pendapatan sudah lebih besar dari pengeluaran, net burn negatif dan runway Anda tidak terbatas.

Berapa runway yang sehat untuk bisnis?

Patokan yang dipakai kalkulator ini: 18 bulan ke atas sehat, 6 sampai 18 bulan perlu perhatian, di bawah 6 bulan bahaya. Runway di bawah 6 bulan artinya Anda hanya punya waktu sangat pendek untuk memperbaiki arus kas, dan keputusan besar seperti pangkas biaya atau cari modal harus diambil sekarang, bukan nanti.

Apa arti default alive dan default dead di hasil kalkulator?

Default alive artinya dengan growth rate pendapatan saat ini, pendapatan Anda akan melampaui pengeluaran sebelum kas habis, jadi bisnis bisa selamat tanpa suntikan modal. Default dead artinya sebaliknya: kas akan habis lebih dulu. Kalkulator ini memproyeksikan pendapatan Anda bulan per bulan (maksimal 36 bulan) memakai growth rate yang Anda isi.

Runway saya pendek. Apa yang harus saya lakukan?

Ada tiga tuas: turunkan pengeluaran, naikkan pendapatan, atau tambah kas. Mulai dari angka net burn: coba geser slider pengeluaran di kalkulator ini dan lihat berapa penghematan yang dibutuhkan supaya runway kembali di atas 6 bulan. Cek juga angka burn per orang, biaya tim biasanya komponen terbesar. Setelah itu susun rencana arus kas mingguan supaya angkanya terpantau terus.

Angka sudah di tangan. Sekarang apa?

Ceritakan tantangan bisnis Anda lewat sesi konsultasi gratis, kami bantu petakan prioritas dan rekomendasi programnya.