Cara pakai kalkulator ini
- Geser Budget Harian sesuai rencana belanja iklan Anda per hari.
- Isi CPM (biaya per 1000 impressions). Kalau belum punya data, mulai dari Rp35.000 sebagai angka wajar untuk pasar Indonesia.
- Isi CTR dan Conversion Rate dari data campaign Anda, atau pakai angka konservatif 1,5% dan 2,5% untuk simulasi awal.
- Isi Average Order Value, yaitu rata-rata nilai transaksi per pembeli.
- Hasilnya langsung terhitung: ROAS, CPC, CPA, revenue bulanan, plus grafik proyeksi 30 hari yang membandingkan kumulatif revenue dengan kumulatif budget.
Rumus yang dipakai
Kalkulator ini mengikuti funnel iklan dari atas ke bawah:
Impressions = (Budget Harian / CPM) x 1000
Klik = Impressions x CTR
Konversi = Klik x Conversion Rate
CPC = Budget Harian / Klik, dan CPA = Budget Harian / Konversi
Revenue Bulanan = Konversi Harian x AOV x 30
ROAS = Revenue Bulanan / Budget Bulanan, dan Profit = Revenue Bulanan - Budget Bulanan
Cara membaca hasilnya
ROAS adalah angka pertama yang perlu Anda lihat. Di kalkulator ini, ROAS 3x ke atas dianggap sehat, 1,5x sampai 3x masuk zona waspada, dan di bawah 1,5x berarti struktur iklan Anda perlu dibongkar. Ingat, ROAS 1x hanya break-even di biaya iklan, belum menghitung HPP dan operasional.
Grafik proyeksi 30 hari menunjukkan kapan garis revenue melewati garis budget. Kalau garis revenue selalu di bawah garis budget sampai hari ke-30, jangan menambah budget dulu. Perbaiki dulu komponen yang lemah: kreatif iklan kalau CTR rendah, landing page kalau conversion rate rendah, atau targeting kalau CPM terlalu mahal.
