Cara pakai kalkulator ini
- Isi biaya tetap (fixed cost) per bulan: sewa, gaji, listrik, dan biaya lain yang jalan terus berapapun penjualan Anda.
- Isi biaya variabel per unit: bahan baku, packaging, komisi, dan biaya lain yang muncul setiap satu unit terjual.
- Isi harga jual per unit produk atau jasa Anda.
- Hasilnya langsung terhitung: BEP dalam unit, BEP dalam rupiah, margin per unit, plus grafik revenue vs total cost dan status kesehatan BEP Anda.
Rumus yang dipakai
Margin per Unit = Harga Jual per Unit - Biaya Variabel per Unit
BEP (Unit) = Biaya Tetap Bulanan / Margin per Unit, dibulatkan ke atas
BEP (Revenue) = BEP Unit x Harga Jual per Unit
Contoh: biaya tetap Rp20.000.000, harga jual Rp350.000, biaya variabel Rp150.000. Margin per unit Rp200.000, jadi BEP = 20.000.000 / 200.000 = 100 unit, setara revenue Rp35.000.000 per bulan.
Cara membaca hasilnya
BEP adalah garis hidup mati bisnis Anda. Di bawah angka itu, setiap bulan kas tergerus; di atasnya, setiap unit tambahan menyumbang profit sebesar margin per unit. Bandingkan BEP dengan penjualan rata-rata 3 bulan terakhir: kalau penjualan aktual hanya sedikit di atas BEP, bisnis Anda rapuh terhadap sepi musiman atau kenaikan harga bahan. Kalau BEP terasa terlalu tinggi, cek dulu margin per unit. Margin tipis membuat BEP melonjak jauh lebih cepat daripada biaya tetap yang besar.
