Founderplus
Tentang Kami

Kalkulator BEP (Break Even Point)

Geser angkanya, lihat titik impas usaha Anda dalam unit dan rupiah secara real-time. Gratis, tanpa install.

Memuat kalkulator...

Angka cuma gejala. Cek akar masalahnya dengan Tes Kesehatan Bisnis, gratis 5 menit.

Mulai

Cara pakai kalkulator ini

  1. Isi biaya tetap (fixed cost) per bulan: sewa, gaji, listrik, dan biaya lain yang jalan terus berapapun penjualan Anda.
  2. Isi biaya variabel per unit: bahan baku, packaging, komisi, dan biaya lain yang muncul setiap satu unit terjual.
  3. Isi harga jual per unit produk atau jasa Anda.
  4. Hasilnya langsung terhitung: BEP dalam unit, BEP dalam rupiah, margin per unit, plus grafik revenue vs total cost dan status kesehatan BEP Anda.

Rumus yang dipakai

Margin per Unit = Harga Jual per Unit - Biaya Variabel per Unit

BEP (Unit) = Biaya Tetap Bulanan / Margin per Unit, dibulatkan ke atas

BEP (Revenue) = BEP Unit x Harga Jual per Unit

Contoh: biaya tetap Rp20.000.000, harga jual Rp350.000, biaya variabel Rp150.000. Margin per unit Rp200.000, jadi BEP = 20.000.000 / 200.000 = 100 unit, setara revenue Rp35.000.000 per bulan.

Cara membaca hasilnya

BEP adalah garis hidup mati bisnis Anda. Di bawah angka itu, setiap bulan kas tergerus; di atasnya, setiap unit tambahan menyumbang profit sebesar margin per unit. Bandingkan BEP dengan penjualan rata-rata 3 bulan terakhir: kalau penjualan aktual hanya sedikit di atas BEP, bisnis Anda rapuh terhadap sepi musiman atau kenaikan harga bahan. Kalau BEP terasa terlalu tinggi, cek dulu margin per unit. Margin tipis membuat BEP melonjak jauh lebih cepat daripada biaya tetap yang besar.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu BEP (Break Even Point) atau titik impas usaha?

BEP adalah titik di mana total pendapatan sama persis dengan total biaya: usaha Anda tidak rugi, tapi juga belum untung. Angka ini menjawab pertanyaan paling dasar setiap owner: berapa minimal saya harus jual per bulan supaya tidak nombok. Selama penjualan masih di bawah BEP, setiap bulan Anda sebenarnya menanggung rugi.

Bagaimana cara menghitung BEP?

BEP (unit) = Biaya Tetap Bulanan / (Harga Jual per Unit - Biaya Variabel per Unit). Contoh: biaya tetap Rp20 juta per bulan, harga jual Rp350.000, biaya variabel Rp150.000, maka margin per unit Rp200.000 dan BEP Anda 100 unit per bulan. BEP dalam rupiah tinggal dikali harga jual, yaitu Rp35 juta.

Berapa BEP yang sehat untuk UKM di Indonesia?

Kalkulator ini memakai patokan praktis: BEP di bawah 200 unit per bulan tergolong sehat, 200-500 unit perlu perhatian, dan di atas 500 unit berbahaya untuk skala UKM. Yang lebih penting lagi, bandingkan BEP dengan kapasitas jual nyata Anda. BEP 150 unit terlihat kecil, tapi kalau rata-rata Anda hanya laku 100 unit per bulan, bisnis itu tetap rugi terus.

Penjualan saya masih di bawah BEP, artinya apa?

Artinya margin dari unit yang terjual belum cukup menutup biaya tetap, jadi kas Anda tergerus setiap bulan. Ini sering tidak terasa karena omzet tetap masuk dan rekening terlihat berputar. Hitung selisihnya: BEP dikurangi penjualan aktual, dikali margin per unit, itulah kerugian bulanan yang harus segera Anda tutup.

Setelah tahu angka BEP, langkah apa yang harus saya ambil?

Ada tiga tuas untuk menurunkan BEP: naikkan harga jual (margin per unit membesar), turunkan biaya variabel lewat negosiasi supplier atau efisiensi produksi, atau pangkas biaya tetap seperti sewa dan gaji yang tidak produktif. Setelah itu jadikan BEP sebagai target minimal tim penjualan, lalu tentukan target profit di atasnya, misalnya BEP plus 30%.

Angka sudah di tangan. Sekarang apa?

Ceritakan tantangan bisnis Anda lewat sesi konsultasi gratis, kami bantu petakan prioritas dan rekomendasi programnya.