3 Perusahaan yang sukses dengan Bootstrapping
Banyak perusahaan terbesar di dunia saat ini memulai bisnis mereka dengan sumber daya terbatas dan tanpa pendanaan dari luar. meskipun begitu ada beberapa diant …
Investor perlu mencari startup yang potensial untuk jadi portfolionya. Diantara kriteria yang penting adalah tim yang spesial. Investor mencari tim kelas A dengan konteks dan passion yang tinggi pada market yang dimasuki.
Berikut beberapa atribut untuk mengidentifikasi apakah tim kita sudah cukup spesial menarik perhatian para investor.
1. Pengetahuan dan Keahlian pada Bidang Industri
Pengalaman dan skill yang tinggi pada industri yang dimasuki akan jadi poin penting bagi investor. Dengan adanya atribut ini memungkinkan startup dapat :
2. Memiliki Pengalaman sebagai Entrepreneur Sebelumnya
Tim yang punya pengalaman sebagai entrepreneur sebelumnya akan lebih disukai oleh investor. Hal ini disebabkan oleh:
3. Punya Pengalaman Fundraising atau Exit Sebelumnya
Founder yang punya pengalaman fundraising biasanya sudah mengerti tentang istilah, tahapan, dan kebutuhan dalam proses fundraising. Hal ini dapat memberikan impresi positif pada investor.
Founder yang punya pengalaman exit sebelumnya dapat menjadi bukti pengalamannya dalam membangun bisnis hingga dapat menjual bisnisnya.
4. Punya Ikatan Personal pada Masalah yang Ditangani
Investor mencari founder yang punya passion dan semangat tinggi pada masalah dan market yang ditangani.
Ikatan personal dalam bentuk pengalaman personal pada masalah yang ditangani dapat menjadi contoh positif. Contoh : Founder yang membangun startup di bidang kesehatan mental akan lebih kuat jika dibangun oleh founder yang punya pengalaman personal di bidang kesehatan mental
5. Pengalaman Tim Bekerja Bersama
Salah satu resiko tim di startup tahap awal adalah ikatan tim yang belum kuat. Hal ini membuat tim rentan bubar ketika situasi semakin sempit.
Pengalaman bekerja bersama dapat menjadi referensi dan bukti tim punya kecocokan dan ikatan yang kuat. Diharapkan hal itu dapat mengurangi risiko konflik tim yang besar di tengah perjalanan.
6. Tim yang Mau Belajar dan Bisa Menerima Masukan
Investor bukan hanya memberikan uang, tapi juga dapat menjadi advisor yang memberikan masukan pada founder. Oleh karena itu investor suka dengan founder yang rendah hati mau belajar, menerima masukan, dan bisa di-coaching.
Hal ini dapat ditunjukkan dalam interaksi investor dan founder selama intro meeting atau meeting-meeting dalam proses penjajakan investasi.
7. Lebih Dari 1 orang Founder
Biarpun ada contoh bisnis sukses yang didirikan oleh solo founder seperti amazon, sebagian investor lebih menyukai startup yang didirikan oleh lebih dari 1 orang founder. Memiliki lebih dari 1 orang founder punya beberapa manfaat:
Banyak perusahaan terbesar di dunia saat ini memulai bisnis mereka dengan sumber daya terbatas dan tanpa pendanaan dari luar. meskipun begitu ada beberapa diant …
Kenapa Feedback Itu Penting?Founder memberi feedback kepada rekan kerja atau tim itu ada caranya lho.Dalam sebuah riset yang dilakukan oleh Gallup (2023), 80% k …
Startup Funding | Gambar: Gerd AltmanPara founder startup sudah paham bahwa fundraising akan banyak menemukan berbagai penolakan, terlebih untuk startup di fase …
Sumber: Charlie Munger (kiri) bersama Warren Buffett (kanan) dalam sesi diskusi strategi bisnis dan investasi di pertemu …
Konsultasi dan integrasi AI bersama praktisi: dari audit, implementasi AI agent dan otomasi, sampai adopsi tim. Mulai dari sesi diagnostic AI gratis 60 menit.
Konsultasi AI via WhatsApp